Header Ads

Header ADS

Cara Memasak Mie Instan yang Sehat

Cara memasak mie instan sebenarnya cukup sederhana. Dalam mie instan terkandung gizi namun juga bisa berubah menjadi penyakit. Unsur penyakit tersebut didapati pada zat-zat tambahan dalam mie instan yang tidak bersahabat dengan tubuh. Ada zat pewarna, pengawet dan lain sebagainya. Bukan hanya dalam mie melainkan juga pada bumbu.
Cara memasak mie instan yang benar adalah dengan memperhatikan aspek kesehatan. Penting bagi para ibu untuk tidak sering-sering memberikan MPASI (Makanan pendamping ASI) berupa mie instan. Terkadang karena ibu tersebut tergolong ibu pemalas maka ia lebih memilih untuk membuatkan mie instan daripada memasak masakan berupa sayur-mayur atau daging segar dan ikan.
Saat memasak mie instan, hendaknya selalu perhatikan tanggal kadaluarsa. Saat memasak, pastikan air benar-benar mendidih. Saat air telah mendidih, masukkan mie hingga warna air berubah menjadi kuning. Warna kuning tersebut adalah hasil uraian zat pengawet dan pewarna dalam komposisi mie. Kemudian buang air tersebut dan tiriskan mi, bila perlu bilas mi dengan air bersih. Kemudian masak kembali mie dengan air baru. Namun perhatikan pula jangan terlalu matang dalam memasak mie. Jika dimasak terlalu matang, kandungan gizinya juga bisa ikut terlarut.
Perihal bumbu, tidak usah digunakan semuanya. Bisa juga diganti dengan bumbu dapur hasil kreasi sendiri. Hal ini karena bumbu tersebut pun tidak lepas dari bahan pengawet, pemanis buatan atau zat lain yang jika dikonsumsi berlebih dapat memicu kanker. Terutama kanker kolon. Cara memasak mie yang sehat selalu memperhatikan unsur gizi. Tambahkan sayuran ke dalamnya. Bila ada telur akan lebih baik. Selamat mencoba :)


Diberdayakan oleh Blogger.