Header Ads

Header ADS

Terkait Kasus Siyono & Pembakaran Sekolah Muhammadiyah, Kokam Jateng: Kebenaran Harus Ditegakkan!


KLATEN – Komandan Kokam Muhammadiyah Jawa Tengah, Muh Ismail menyatakan bahwa kebenaran harus senantiasa ditegakkan dan keadilan harus dijunjung tinggi. “Apapun resikonya, saya selalu menanamkan kepada para anggota Kokam bahwa kebenaran itu harus ditegakkan, dan keadilan harus selalu dijunjung tinggi. Kalian jangan sampai takut walaupun nyawa taruhannya” tegas Ismail kepada.

Hal ini dikatakan Ismail menanggapi kasus kematian tak wajar alm.Siyono, warga desa Pogung, Cawas, Klaten seusai ditangkap dan diperiksa Densus 88 pada awal Maret 2016 lalu yang prosesnya di kepolisian hingga kini belum memenuhi rasa keadilan pihak keluarga dan masyarakat. Selain itu, kasus pelemparan rumah tokoh Muhammadiyah di Garut Jawa Barat dan pembakaran sekolah Muhammadiyah di desa Ngombakan, Polokarto, Sukoharjo juga menjadi perhatian Ismail. 
Mantan Komandan Kokam Klaten itu juga meminta kepada segenap anggota Kokam agar fokus dalam menjaga persyarikatan dari segala ancaman paham-paham ekstrem seperti PKI yang sudah mulai menampakkan diri. “Memang isu diluar ada kaitannya dengan PKI. Namun kita tetap memantau dan kembalikan dulu hal ini kepada aparat. Kita yang jelas akan tetap terus berjuang, baik dalam mengawal kasus Siyono maupun lainnya. Cuma jangan sampai kejadian di Garut, Sukoharjo kemarin hanya sekedar pengalihan isu belaka” jelasnya.

“Kita bukannya tanpa ancaman. Saya tahu kita juga di bully dan merasakan adanya ancaman, bukannya kita tak merasakan. Tapi kita sudah bertekad untuk memperjuangkan kebenaran itu agar bisa tegak, dan keadilan bisa dijunjung tinggi di negeri ini” pungkasnya.[manjanik.net]


Diberdayakan oleh Blogger.