Terbaru

BINGKAI PETASAN

Akhirnya tiba juga nih bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah dan rahmat Alloh ta'ala. Dengan adanya bulan Ramadhan ini banyak ummat Islam yan berlomba-lomba untuk melakukan segala amal kebajikan dengan penuh semangat. Tapi, di sisi lain bulan Ramadhan tidak menjadikan bagi orang yang ‘mengaku’ beragama Islam –khususnya kaum muda- untuk tetap berhura-hura. Bagi mereka bulan Ramadhan tak ubahnya seperti bulan yang lain, yang membedakan hanya ada puasa satu bulan penuh di dalamnya. Itupun hanya sekedar menahan lapar dan dahaga tanpa tau hakikat sebenarnya akan shaum Ramadhan.

FENOMENA  PETASAN

Islam tidak akan lepas dari fitroh manusia yang selalu membutuhkan hiburan agar terhindar dari berbagai kepenatan. Hiburan yang akan membuat manusia melupakan sejenak segala beban hidupnya. Boleh-boleh saja, asal tidak menyalahi aturan Alloh.
Nah, bulan Ramadhan biasanya identik dengan hiburan yang namanya ‘petasan’. Nggak cuman anak-anak lho, para dewasa dan kaum tua pun sekarang banyak juga yang demen. Nggak peduli laki-laki atau perempuan. Bisnis petasan di bulan Ramadhan memang merupakan bisnis dengan peluang besar. Suaranya yang begitu mengganggu seolah menjadi hiburan tersendiri. Banyak kalangan rela merogoh dalam-dalam isi kantongnya hanya untuk membeli barang berisik satu ini.
Rasulullah sang suri tauladan kita mengajarkan bahwa kita tidak diperbolehkan menyia-nyiakan sesuatu untuk hal yang nggak ada gunanya. Apalagi di buan Ramadhan ini, alangkah baiknya waktu yang udah Alloh kasihkan dengan gratis ini kita manfaatkan full untuk beribadah dan mencari ridho Alloh. Bukan  malah digunakan untuk hura-hura dan sesuatu yang nggak ada manfaatnya.
Rasulullah pun menyukai hiburan. Beberapa macam permainan dan hiburan yang disyariatkan Rasulullah untuk kaumnya itu, guna memberikan kegembiraan dan hiburan mereka. Di mana hiburan itu sendiri dapat mempersiapkan diri untuk menghadapi ibadah dan melaksanakan kewajiban serta lebih banyak mendatangkan fadhilah ketimbang madharat.. Di antara hiburan-hiburan itu ialah sebagai berikut:
Perlombaan Lari Cepat
Para sahabat dulu biasa mengadakan perlombaan lari cepat, sedang Nabi sendiri membolehkannya. Ali adalah salah seorang yang paling cepat. Selain dengan para sahabatnya, Rasul juga pernah mengajak istrinya untuk melakukan lomba lari ini. Rasulullah mengadakan pertandingan dengan istrinya guna memberikan pendidikan kesederhanaan dan kesegaran serta mengajar kepada sahabat-sahabatnya.
Aisyah mengatakan, “Rasulullah bertanding dengan saya dan saya menang. Kemudian saya berhenti, sehingga ketika badan saya menjadi gemuk, Rasulullah bertanding lagi dengan saya dan ia menang, kemudian ia bersabda, “Kemenangan ini untuk kemenangan itu.” (Riwayat Ahmad dan Abu Daud). *Maksud Rasul yaitu seri.
Memanah
Di antara hiburan yang dibenarkan ialah bermain memanah. Sebab di satu saat Nabi pernah berjalan-jalan menjumpai sekelompok sahabatnya yang sedang mengadakan pertandingan memanah, maka waktu itu Rasulullah SAW memberikan dorongan kepada mereka dengan sabdanya, “Lemparkanlah panahmu itu, saya bersama kamu.” (HR. Bukhari)
Pertandingan lempar panah itu bukan sekadar hobi atau sekadar bermain-main, tetapi salah satu bentuk mempersiapkan kekuatan (i’dad) sebagai yang diperintahkan Alloh. Rasulullah pernah bersabda  “Kamu harus belajar memanah karena memanah itu termasuk sebaik-baik permainanmu.” (HR.Thabarani)

JADILAH MUSLIM TANGGUH    
Seorang muslim haruslah bisa membedakan mana yang haq dan mana yang bathil. Karena Alloh akan selalu menguji hamba-Nya untuk mengetahui kualitas keimanannya. So, seorang muslim harus bisa menjadi bermanfaat dan tangguh bagi dirinya sendiri maupun orang lain. Lalu bagaimana mungkin kita akan jadi Muslim yang tangguh kalau kerjaannnya hanya hura-hura mulu? Gimana mau tangguh kalo pas Ramadhan aja kerjaannya malah borong petasan bukan borong pahala? Pas waktu sholat tarawih malah nongkrong di perempatan, habis sahur tidur lagi tanpa peduli sholat Shubuh, mata tetep jelalatan aja ngeliatin sesuatu yang mendatangkan dosa. Hah, parah yang ini mah.
Sobat, manusia itu akan jadi mulia di hadapan Alloh dengan merendah diri. Patuh dan tunduk sama ketentuan-Nya. Dari kesadaran akan hakikat kita yang hanya makhluk tak berdaya inilah maka akan menjadikan kita makin tunduk sama peraturan Alloh, nggak berani macem-macem.
Salah satu sarana yang menjadikan kita Muslim Tangguh adalah lingkungan. Nggak mungkin sesorang akan jadi baik kalo dia menetap di lingkungan yang nggak baik (kalo pun ada jarang banget). Karena seseorang itu kan akan mengikuti kelakuan temennya. Seperti sabda Rasulullah :”seseorang itu akan mengikuti agama temannya, karenanya hendaklah seseorang di antara kalian mencermati dengan siapa dia berteman" (HR. Tirmidzi).
Maka dalam pergaulan kita harus pandai-pandai dalam memilih teman yang baik, shalih/shalihah, yang benar-benar memberikan kecintaan yang tulus, selalu memberi nasihat dan menunjukan kebaikan. Karena bergaul dengan orang-orang shalih/shalihah akan menjadikannya sebagai teman yang selalu mendatangkan manfaat dan pahala yang besar, juga akan membuka hati untuk menerima kebenaran. Maka kebanyakan teman akan jadi teladan bagi temannya yang lain dalam akhlak dan tingkah laku. Seperti ungkapan:“Janganlah kau tanyakan seseorang pada orangnya, tapi tanyakan pada temannya. karena setiap orang mengikuti temannya
Seorang bijak pandai berpesan kepada anaknya: “Wahai anakku, sekiranya engkau merasa perlu untuk bersahabat dengan seseorang, maka hendaklah engkau memilih orang yang sifatnya seperti berikut:
•    Jika engkau berbakti kepadanya, dia akan melindungi kamu
•    Jika engkau rapatkan persahabatan dengannya, dia akan membalas balik persahabatan kamu
•    Jika engkau memerlukan pertolongan daripadanya, dia akan membantumu
•    Jika engkau mengulurkan suatu kebaikan kepadanya, dia akan menerimanya dengan baik
•    Jika dia melihat sesuatu yang tidak baik dari kamu, dia akan menutupnya
•    Jika engkau meminta bantuan padanya, dia akan mengusahakannya
•    Jika engkau berdiam diri (kerana malu hendak meminta), dia akan menanyakan kesusahanmu
•    Jika datang sesuatu bencana menimpa dirimu, dia akan meringankan kesusahan kamu
•  Jika kamu berdua berselisih faham, niscaya dia lebih senang mengalah untuk menjaga kepentingan persahabatan.[Rizky DPr]  



Sekilas

Hubungi Kami

Video

Video