Terbaru

Buka Puasa dengan Es, Baikkah?

Buka puasa adalah saat yang dinanti-nanti oleh kaum Muslimin. Bahkan dalam sebuah hadits disebutkan bahwa ada dua saat dimana itu adalah saat yang paling berbahagia bagi orang yang berpuasa. Kedua hal itu adalah saat berbuka dan ketika dipertemukan dengan Allah karena puasanya tersebut.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Orang yang berbuka puasa mempunyai dua kebahagiaan yang bisa ia rasakan; kebahagiaan ketika ia berbuka dan kebahagiaan ketika ia bertemu dengan Rabb-nya karena puasa yang dilakukannya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin menjelaskan di dalam kitab Majaalisu Syahri Ramadhaan, '‘Kebahagiaan ketika berbuka maksudnya adalah karena ia merasa senang atas nikmat yang diberikan oleh Allah kepadanya, yaitu bisa melaksanakan puasa yang merupakan salah satu bentuk amal shalih yang paling utama. Betapa banyak manusia yang tidak memperoleh nikmat tersebut sehingga mereka tidak berpuasa. Ia juga merasa senang atas makanan, minuman dan jima’ yang kembali dihalalkan Allah baginya, setelah sebelumnya diharamkan pada saat berpuasa." 
Adapun kebahagiaan ketika bertemu dengan Rabb-nya adalah ia senang dengan ibadah puasanya ketika ia mendapat balasannya di sisi Allah secara utuh pada saat ia jauh membutuhkannya, ketika dikatakan, “Di mana orang-orang yang berpuasa?” Mereka pun dipersilahkan masuk ke pintu surga dari pintu ar-Rayyan yang tidak akan dimasuki oleh seorang pun selain mereka.

Ketika tiba saat berbuka, banyak yang masih menjadikan es sebagai menu pertamanya. Padahal sebenarnya hal ini sangat tidak dianjurkan oleh para pakar kesehatan. Ternyata berbuka dengan es itu tidak baik!

Es bagi lambung yang seharian kosong adalah ancaman tersendiri. Tidak jarang penikmat es saat berbuka mengalami kondisi yang kurang nyaman pada perutnya. Hal ini diakibatkan karena es memberikan efek kontraksi pada perut. Otot perut dapat berkontraksi dan mengejang. Kondisi asam lambung yang masih labil pun akan bereaksi dengan kondisi yang semula hangat mendapat serangan dari hawa dingin.

Minum es dapat menciutkan pembuluh darah, akibatnya gerakan peristaltik menjadi terganggu. Itu sebabnya ada orang yang habis minum es perutnya langsung terasa tidak enak karena pembuluh darahnya menciut,” jelas dr. T. Bahdar Johan, SpPD, ahli penyakit dalam RS Premiere Bintaro seperti dilansit Health.detik.com. 

Biasanya saat berbuka umat muslim langsung menghilangkan dahaga dengan air es, saya sarankan sebaiknya hal tersebut jangan dilakukan, karena dapat menyebabkan konstraksi pada lambung,” ujar Dr. Nursyam MKes kepara Republika.co.id.

Berbukalah dengan kurma. Kurma mengandung gula alami. Jenis gula ini tidaklah berbahaya bagi penderita DM. “Kurma dan buah-buahan lain mengandung gula alami yang namanya fruktosa. Gula ini ketika diserap usus tidak langsung menaikkan gula darah karena harus masuk dulu ke hati,” tutur dr. Bahdar yang merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara.  



Sekilas

Hubungi Kami

Video

Video