Header Ads

Header ADS

Masjid Di Australia Seleksi Imam dari UMS

Masjid Australia mencari imam masjid dari Indonesia. Kampus Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) di Pabelan, Kecamatan Kartasuro, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, menjadi sasaran pertama rombongan mufti dari Australia untuk melakukan rekruitmen imam masjid yang akan ditugaskan di negeri Kanguru itu.

Tampak beberapa Dosen dan Mahasiswa antusis mengikuti seleksi rekruitmen menjadi imam masjid di Australia. ”Ada ratusan dosen dan mahasiswa yang ikut seleksi ini,” kata Prof Dr Bambang Setiaji, Rektor UMS.

Tes seleksi imam masjid cukup ketat. Peserta mengikuti seleksi dari tim khusus. Termasuk Ketua Rombongan Imam Masjid Australia,  Ibrahim Abu Malik, yang melakukan seleksi calon imam yang mengikuti saringan. Bambang menerima rombongan mufti imam masjid Australia di ruang rektor. Dua profesor itu asyik berdiskusi soal pertumbuhan dakwah Islam di Australia.

Australia, kata Ibrahim, saat ini membutuhkan tenaga imam masjid cukup banyak. Tanpa merinci detail jumlah imam yang dibutuhkan, saat ini negerinya butuh sosok tenaga yang mengelola jamaah masjid. Bukan karena kebetulan rombongan mufti datang ke Kampus UMS. Mufti masjid Australia memilih imam masjid asal Indonesia. Dan, Kampus UMS yang perdana dikunjungi rombongan.

Menurut Ibrahim, Muhammadiyah dipandang cocok untuk memenuhi kebutuhan imam masjid Australia. Ini lantaran organisasi persyarikatan Muhammadiyah memiliki lembaga pendidikan perguruan tinggi. Ormas itu pun diyakini memiliki sumber daya manusia untuk menjadi imam masjid.

Ibrahim menjelaskan, banyak masjid yang membutuhkan imam. Tentu dengan persyaratan hafal Al Quran, memiliki wawasan ke-Islaman, serta bisa menguasai bahasa internasional, Inggris. Tak hanya hafal Al Quran, calon imam juga harus memiliki wawasan ke-Islaman luas, wawasan kebangsaan mumpuni, bahasa komunikasi internasional juga harus lancar. Kebetulan mahasiswa dan dosen UMS sudah banyak yang hafal Al Quran. ”Sehingga untuk syarat utama yaitu hafal Al Quran kita tidak ada masalah,” tambah  Bambang.

Selain melakukan rekrutmen imam masjid, kata Prof.Bambang, Imam Masjid Australia Prof Ibrahim Abu Malik dan Syech Muhammed Hassanin Khamis juga melakukan kuliah umum di Auditorium UMS bertemakan ‘Dakwah, Peluang dan Tantangan bagi Generasi Muda Muslim’.[sangpencerah.com]  
 
Diberdayakan oleh Blogger.