Terbaru

Rakyat Sipil Suriah Tewas Diterjang Peluru Assad & Rusia

DAMASKUS – Kesucian bulan Ramadhan tidak membuat kekerasan dan serangan terhadap warga sipil di Suriah terhenti. Ratusan warga sipil Suriah terbunuh sepanjang pekan pertama Ramadhan, sebagian besar disebabkan oleh serangan rezim Assad dan Rusia.

Kelompok pemantau Syrian Observatory for Human Rights atau SOHR kembali merilis data korban sipil sepanjang 15 hari bulan suci Ramadhan 1437 H. Secara total, SOHR berhasil mencatat kematian sebanyak 464 warga sipil, termasuk diantaranya adalah korban 118 anak-anak di bawah usia 18 tahun dan 67 orang perempuan.

Militer rezim Assad, Rusia dan sekutunya masih menjadi pihak yang paling banyak menimbulkan jatuhnya korban sipil. Dengan total 331 korban atau lebih dari 70% semua kematian sipil, jumlah ini sangat jauh dibandingkan semua pelaku perang Suriah lainnya. Dari jumlah itu, sebanyak 269 korban sipil (termasuk diantaranya 79 anak-anak dan 36 perempuan) tewas akibat pemboman pesawat tempur Assad dan Rusia, maupun serangan bom Birmil/barrel yang dihjatuhkan dari helikopter. 51 korban sipil lainnya (termasuk 9 anak-anak dan 9 perempuan), tewas akibat serangan altileri dan roket oleh pasukan darat rezim Assad, milisi Syabihah maupun milisi Syi’ah asing sekutunya. Ditambah 11 kematian tahanan karena disiksa dalam penjara-penjara rezim Suriah.

Lalu 23 warga sipil (termasuk 5 anak-anak, 6 perempuan dan 8 tahanan), meregang nyawa oleh pemboman pesawat tempur koalisi internasional pimpinan Amerika Serikat (AS). Sedangkan 51 warga sipil (termasuk 11 anak-anak dan 9 perempuan) terbunuh oleh kelompok milisi non-negara dari suatu pertempuran, yaitu akibat serangan faksi kelompok ISIS. 16 warga sipil (termasuk 2 anak-anak) menjadi korban ledakan bom mobil dari kelompok yang belum diketahui. 13 warga sipil (termasuk 4 anak-anak dan 3 perempuan) juga tewas oleh tembakan pasukan penjaga perbatasan Turki. Kemudian ada 5 warga sipil dieksekusi mati oleh ISIS.

3 orang (termasuk seorang anak) meninggal akibat kondisi kesehatan yang buruk, atau karena tidak menerima penanganan medis diperlukan. Sedangkan sisanya, 21 orang (termasuk 7 anak-anak dan 2 perempuan) tewas oleh berbagai sebab, diantaranya adalah akibat ledakan ranjau darat, tertembak, target sniper, serta penyebab lainnya.[gemaislam]
 

Sekilas

Hubungi Kami

Video

Video