Header Ads

Header ADS

Demi Bebas UKT, Anak Anggota DPRD Ngaku Miskin


Baru-baru ini Dewan Pendidikan Lampung mengungkap fakta  tentang bantuan UKT yang salah sasaran. Dari hasil penyelidikan, ditemukan bahwa empat mahasiswa baru (maba) yang mengaku tidak mampu membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) di Universitas Lampung (Unila) ternyata berasal dari keluarga mampu. "Ada empat orang yang ternyata orangtuanya bekerja sebagai anggota DPRD, PNS golongan IV, dan wiraswasta," tutur ketua Dewan Pendidikan Lampung, Mahfud Santoso.
Kemudian, ada 22 orang maba yang masih dalam penyelidikan. Tujuh orang diantaranya benar-benar dari golongan tidak mampu dengan pekerjaan orang tua sebagai buruh tani, pedagang kue, pegawai honorer, dan pedagang sayur keliling.
Sedangkan 11 orang lainnya masih dalam penyelidikan yang dilakukan oleh tim Dewan Pendidikan Lampung. Hasil penyelidikan nantinya akan menjadi  rekomendasi ke Rektor Unila. Pihak Unila sudah menjamin bahwa maba yang orangtuanya benar-benar masuk kriteria miskin akan bisa berkuliah di Unila tanpa biaya UKT. Selain Unila, universitas lain seperti Perguruan Tinggi Umitra dan IAIN Raden Intan juga membebaskan UKT untuk maba yang masuk kategori miskin.[pendidikanindonesia.com]  


Diberdayakan oleh Blogger.