Terbaru

Jabhah Nusrah Umumkan Perpisahan dengan Al-Qaeda

Idlib – Untuk kali pertama muncul di publik, pemimpin Jabhah Nusra Abu Muhammad al-Julani secara resmi mengumumkan perpisahannya dengan Tandzim pusat Al-Qaeda. Hal ini diungkapkan Al-Jaulani pada kamis (28/07) seperti dilansir di sejumlah saluran televisi timur tengah.

Dalam pidatonya, Al-Julani menegaskan bahwa kini kelompok mereka bukan lagi memakai nama Jabhah Nusrah, tetapi berubah menjadi “Jabhah Fath Al-Sham”. Ia juga menegaskan bahwa kelompoknya tersebut sudah tidak berafiliasi dengan siapapun di luar Syam. Al-Jaulani juga mengatakan bahwa tujuan yang hendak dicapai adalah untuk menyatukan barisan Mujahidin dan membebaskan tanah al-Sham dari tangan rezim Assad dan sekutunya. Penyatuan ini diharapkan terwujud karena sebelumnya banyak dari faksi jihad yang hendak bergabung dengan JN namun terkendala dengan nama Al-Qaeda.

Dengan pernyataan ini, Al-Jaulani mengukuhkan bahwa segenap operasi dengan nama Jabhah Nusrah kini sudah dihapuskan, karena sekarang telah berganti nama menjadi Jabhah Fath al Sham. Ia juga menyitir perkataan Syaikh Usamah yang menyebutkan, “Bahwa maslahat umat lebih dikedepankan daripada maslahat negeri islam, maslahat negeri lebih didahulukan daripada maslahat jamaah, dan maslahat jamaah lebih dikedepankan daripada maslahat pribadi.”  
Ini juga adalah pertama kalinya di mana Syaikh al-Jaulani akan menunjukkan jati dirinya. Setelah beberapa kali ia tampil di depan media namun dengan tidak menunjukkan wajahnya.

Berikut terjemah transkip lengkap alasan berpisahnya Jabhah Nusrah dari Al-Qaeda dan dibentuknya kelompok baru untuk mempersatukan umat Islam di Syam dengan nama “Jabhah Fath Syam”. Klik di sini


Sekilas

Hubungi Kami

Video

Video