Terbaru

Haji Tandingan Agama Syiah di Karbala

Sekitar satu juta warga Syiah Iran melakukan kunjungan ke Karbala, Irak, untuk melaksanakan “ibadah haji”. Seperti diketahui, umat Islam melaksanakan Ibadah Haji di Makkah, Arab Saudi, sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabat. Dikutip oleh kabarmakkah.com, Ahad (11/9) dari SkyNewsArabia, Sabtu (10/9), kunjungan berkedok “Ziarah Arafah” itu berakhir di Masjid Imam Husain di Karbala.Pemberitaan stasiun televisi Indosiar yang menampilkan ritual Wukuf pemeluk Syiah di Karbala Irak membuka tabir yang selama ini tertutupi. Dalam pemberitaan tersebut, sejumlah pemeluk Syiah melakukan ritual Ibadah di Masjid Imam Husein Karbala Irak sebagai pengganti wukuf di Arafah.
Netizen bernama Jonru mengungkapkan bahwa ajaran Islam, khususnya rukun Haji, wukuf itu ya di Padang Arafah, bukan di tempat lain. “Jika ada yang wukuf di tempat lain, artinya itu BUKAN ajaran Islam. Saat orang-orang syiah wukuf di Karbala itu sebenarnya BUKTI YANG SANGAT TERANG-BENDERANG bahwa SYIAH BUKAN ISLAM” tulis Jonru di akun Facebook pribadinya.    Banyaknya kaum Syiah yang datang ke Karbala, Irak, menyusul keputusan atau “fatwa” dari pemimpin tertinggi Syiah Iran, Ali Khamenei, yang menyatakan berhaji ke tempat “suci” Syiah di Karbala adalah diperbolehkan bahkan yang paling utama.
Diberitakan, ibadah yang mereka sebut “haji” itu langsung dibiayai oleh pemerintah Iran, termasuk kelengkapan “berhaji” seperti petugas atau pelayanan untuk “jamaah haji”nya pun didatangkan dari negara Syiah tersebut. Dari keterangan Kementerian Dalam Negeri Irak diketahui bahwa jutaan kaum Syiah Iran itu masuk dari perbatasan sebelah timur Irak. Dikutip dari www.risalah.tv, Ahad (11/9), bahwa kantor berita pro Iran, ABNA, melansir lokasi “haji alternatif” untuk penganut Syiah di seluruh dunia, termasuk bagi warga Iran.   Karbala adalah tempat dimana Syiah mengkhianati Imam Husein yang berakibat pada kewafatan beliau. Namun, oleh kaum Syiah justru tempat pengkhianatan mereka ini dijadikan tempat paling suci bagi Syiah, tulis Jumal Ahmad dalam situsnya, 12/9/16. Pemimpin tertinggi mereka mengumumkan bahwa boleh berhaji di Karbala bahkan Iran sendiri menyiapkan transportasi dan para penyambut jamaah haji di Karbala ini. 

Dalam salah satu kitab rujuan agama Syiah, disebutkan bahwa "Diriwayatkan  kepada Abu Abdillah, ia berkata: Iya, Demi Allah, sendainya saya memberitahumu tentang keutamaan menziarahinya (Karbala) dan fadhilah kuburannya niscaya kamu akan meninggalkan haji dan tidak akan ada seorang pun dari kalian yang akan pergi haji, celaka kamu, tidakkah engkau mengetahui bahwa Allah telah menjadikan Karbala sebagai tanah suci yang aman lagi berkah daripada Makkah" (Kitab Kamiluz Ziyarat, Al-Qummi, Hal 449).
Maka apa yang diberitakan Indosiar di Fokus Pagi adalah benar adanya dan terima kasih kepada Indosiar yang sudah mengungkap tabir Syiah. Jika ada yang mengatakan ini hanya manipulatif, maka inilah kenyataannya dan mereka hanya ber-taqiyyah menyembunyikan kebenaran.  Inilah cara Iran untuk memecah belah umat Islam, membelokkan haji dari Arafah ke Karbala[kabarmakkah.com]

Video Pelaksanaan 'Ibadah Haji" agama Syiah di Karbala dapat Anda saksikan DI SINI




Sekilas

Hubungi Kami

Video

Video