Terbaru

Misa Arwah di Penumping Undang Umat Muslim

Solo – Sebuah aksi pembubaran aktivitas Misa Arwah yang terjadi pada hari Selasa tanggal 6 September 2016 oleh aktivis Islam di Pendopo Kelurahan Penumping, Surakarta telah beredar luas di kalangan masyarakat. Namun yang cukup memprihatinkan adalah tersebarnya berita tersebut seolah menempatkan warga dan aktivis Islam pada posisi yang pantas untuk disalahkan. Hal ini juga didukung oleh pemberitaan media-media Kristen yang hanya memberitakan dari sudut pandang pihak penyelenggara acara.

Demi menanggapi hal tersebut, maka Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) pada tanggal 17 Septeber 2016 menyampaikan catatannya. Menurut Endro Sudarsono selaku humas LUIS setidaknya ditemukan tiga fakta. Pertama, bahwa Misa Arwah tersebut adalah acara pribadi atau acara keluarga peringatan 1000 hari meninggalnya salah satu anggota keluarga yang berlangsung di Pendopo Kelurahan Penumping Solo. Kedua, dalam Misa Arwah tersebut diakui pihak penyelenggara mengundang warga yang beragama Islam termasuk hadirnya Lurah dan Camat yang beragama Islam. Ketiga, Misa Arwah tidak memberitahukan kegiatannya di kepolisian.

Dengan diperolehnya fakta tersebut, maka pihak LUIS begitu menyayangkan pihak penyelenggara maupun aparatur Kelurahan. Dimana seharusnya penggunaan fasilitas negara hanya ditujukan untuk kepentingan hal-hal yang bersifat umum dan bukan perseorangan. Selanjutnya, dengan bukti nyata pihak penyelenggara Misa Arwah mengundang warga yang beragama Islam, tentu hal tersebut tidak bisa digolongkan dalam toleransi, tapi justru memancing timbulnya perselisihan bahkan hal ini bisa ditengarai sebagai salah satu usaha “pemurtadan”. Hal ini didasarkan karena aturan Islam tidak memperkenankan untuk mendatangi peribadatan agama lain.

Dan terakhir adalah dengan penyelenggaraan acara yang tidak melayangkan pemeberitahuan kepada Kepolisian, maka ini sudah dikatakan menyalahi aturan. Pasalnya sebuah acara yang melibatkan massa atau sejumlah orang selain di tempat ibadah atau berupa kegiatan ilmiah di sekolah atau kampus wajib memberitahukan kepada pihak kepolisian minimal setingkat polsek.[koranpanji.com]  


Sekilas

Hubungi Kami

Video

Video